Search

Friends is………. YOU!!

Friendship, pardonganon, amigos,  mempunyai arti yang sama yaitu persahabatan.
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia: TEMAN adalah orang yang bersama-sama bekerja, berbuat, berjalan sedangkan SAHABAT adalah orang yang menyenangkan dalam pergaulan.
Menurut seseorang yang saya tidak tau siapa namanya, Seorang sahabat adalah yang dapat mendengarkan lagu di dalam hatimu dan akan menyanyikan kembali tatkala kau lupa akan bait-baitnya.
Ada juga yang berpendapat, Seorang teman sejati akan membuat Anda hangat dengan kehadirannya, mempercayai akan rahasianya dan mengingat Anda dalam doa-doanya.
Hemm.. okey! Banyak definisi tentang teman, sahabat, persahabatan, dan apalah itu sebutannya. Saya juga tidak ingin mendefinisikan kata persahabatan lebih lanjut. Saya hanya ingin menceritakan tentang 4 orang sahabat yang dikirim oleh Allah untuk mewarnai hari saya, membawa hikmah dalam hidup saya, membagi senyumnya kepada saya, mengulurkan tangannya ketika saya kesusahan, dan memberikan pundaknya ketika saya ketiduran.. hhehe~ (¬_¬”)

 

dimulai dari yang paling kiri, namanya FIKRI. kalo saya mau tanya tentang pelajaran, ya ke dia. kalo saya mau tanya tentang agama, ya ke dia. kalo saya mau tanya tentang korea, jepang dan sebagainya, ya ke dia. dan yang terpenting, kalo saya minta pendapat atau nasihat, ya ke dia ini. She’s like a teacher for me.
dia itu tipe wanita dengan pengetahuan super luas, cool, tipe pemimpin banget deh. kalo di SHINee, dia bilang pingin jadi Minho (•̀_•́)ง  hha~. Kalo saya di suruh pergi ketempat yang jauh, atau negri antah berantah, atau di suruh ekspedisi ke hutan dan hanya boleh membawa satu orang, saya pasti bawa dia. hhaha~
 
saya: “fikri, ini jamur apaan ko gede banget ya?”
Fikri: “kamunya aja yang kekecilaan!”( ̄▽ ̄)
Setelah Fikri ada IKA. kita sih biasa manggil dia dengan sebutan “Mami”. kita manggil dia dengan sebutan itu bukan tanpa alasan loh. mami itu orangnya ayuuuuu banget (*bukan ayu ting ting yah!). walaupun terkadang kekanak-kanakan, tapi tidak bisa menutupi sisi keibuannya. dia merawat kami dengan penuh kasih sayang, memberi kami makan (lho?)hha~. Pernah waktu itu penjual bunga menjamur di kampus kami (ini penjual bunga apa penjual jamur si!!) biasa, event tahunan lantaran ada pelepasan wisuda. Dan waktu itu kami bilang: pingin deh dibeliin bunga.. dan siangnya, jengg. jengg. jenggg~  tiba-tiba mami datang dengan membawa 4 tangkai mawar putih untuk kami.. huaaaa~ co cwiiiiittt (づˆヮˆ)づ *hug!
 
ini mawarnya aku abadikan waktu hampir layu.. ><
tenang mami.. mawarnya tidak akan pernah layu di hatiku.. huooo~
Kalo yang di tengah pake baju merah itu LITA. kalo jalan bareng dia jangan heran kalo tiba-tiba dia nyanyi atau berpuisi, apalagi pas hujan. maklum dia melankolis banjeeeet.. klo lagi suka sama satu lagu, pasti dinyanyiin terus sampe saya yang tadinya ga tau itu lagu apa, jadi hafal lagu itu.. hhaha~
tapi entah kenapa saya mau aja nganterin dia kemana-mana. abis bawaannya khawatir klo biarin dia jalan sendirian, terutama setelah dia jadi artis dadakan gara-gara…………. (sensor). rasanya kalo ada yang ngeliatin dia pengen langsung saya tarik kerahnya terus bilang “apa lo liatin *ade gw?”. (๏̯͡๏) (¬_¬”)
*ade?? (obsesi punya ade.. hha~)
 
Lita: “hujan.. bla.bla.bla…..”
saya: “eh bocah.. jgn maen ujan.ujanan! pulang!”.. hha~
yap.. di samping Lita itu ada……… saya (⌣́_⌣̀) .. oke next…
Nah yang pake baju kuning ini namanya DIAN. dia punya gaya bicara yang khas (medok) yang membuat orang tertawa kalo dengarin dia ngomong, hhaha~. dia ini temen berantem saya, ribet (ini yang bikin saya ketawa), hobinya nyender ke saya terus dia tidur deh ┓(╯_╰”)┏. paling muda di antara saya, lita, fikri dan mami, jadi dia yang paling manja. waktu TPB saya punya jadwal lari sore bareng dia (program ninggiin badan.. hha~), tapi sudah terhenti semenjak kita jarang ketemu lantaran masuk departemen. ada satu lagi hobinya yang ga boleh kelupaan disebutin, yaituuuuu.. bergaya di depan kamera!!.
 
saya: “aduh diaaan.. kaki gw udah kesemutan inii.. (⌣́_⌣̀)”
dian: “zzzz…. (ngelap iler)” hhaha~
Sekarang ini saya hanya bisa berdoa agar hubungan silaturahim kami tetap terjaga sampai kapanpun (sedih udah jarang ketemu *hiks).
So.. kesimpulannya, Friends is………. YOU!!

# to my best friend, my guardian angel, the most precious treasure that God sent, 사랑 해요~
친구 (ʃ⌣ƪ)

 

cerita inspirasi 2

Saya akan menceritakan kisah teman saya yang menginspirasi saya untuk tidak mengeluh menghadapi kesulitan. Dia adalah teman SMA saya. Di kelas dia bukan anak yang suka maju kedepan untuk mengerjakan soal kecuali diminta oleh guru. Dia juga bukan anak yang suka mengangkat tangan untuk bertanya pada guru. Dia anak yang cenderunng pendiam. Tapi dia terkenal sebagai anak yang pintar dan baik. Teman-teman menyukainya karena dia tidak pelit untuk mengajarkan apa yang dia tau. Guru-gurupu menyukainya karena sikap santunnya dan juga dia tidak pernah membuat kegaduhan di kelas.
Dialah yang membuat saya semangat belajar, terutama dalam pelajaran biologi karena kami sama-sama menyukai pelajaran biologi. Kami sering bertukar informasi dan belajar bersama. Sekarangpun dia mengambil jurusan biologi sama seperti saya. Yang saya kagumi adalah setiap pulang sekolah dia membantu bapaknya untuk membersihkan sekolah, karna bapaknya adalah penjaga sekolah. Malam haripun bila saya tanya sedang apa terkadang dia menjawab sedang menyapu halaman sekolah, maklum dia dan keluarganya tinggal di dalam sekolah. Namun dia selalu punya waktu untuk ke warnet, bukan untuk main-main tapi untuk mencari informasi. Saya senang bertanya apapun ke dia karena dia selalu mengerti dan bisa menjawab pertanyaan saya.
Dia juga pintar di pelajaran komputer. Dialah orang yang paling kami andalkan dalam mengerjakan latihan. Biasanya ketika dijelaskan oleh guru komputer kami tentang langkah-langkah membuat sesuatu, hanya sebagian kecil dari kami yang mengerti dan salah satunya adalah dia. Disaat itulah dia akan menjelaskan kembali kepada kami. Saya sangat beruntung karena absen saya setelah dia, sehingga mejanya ada di sebelah saya. Dialah orang yang selalu membantu saya mengerjakan tugas yang di berikan oleh guru komputer, karena saya termasuk orang yang gaptek. Disaat teman-teman yang lain ke sekolah dengan menggunakan motor atau mobil, tapi dia tidak malu untuk menggunakan sepedanya. Terkadang sayapun meminjam sepedanya sekedar untuk main-main atau pergi ke kantin di dalam sekolah. Dia adalah inspirasi saya, teman belajar biologi saya, tempat saya bertanya. Semoga disini saya akan menemukan teman seperti dia lagi.

cerita inspirasi

Cerita inspirasi yang saya alami sendiri
Ini adalah kisah tentang perjuangan saya hingga masuk ke IPB. Sewaktu diberi pengumuman bahwa saya diterima di IPB lewat jalur USMI, tidak terfikir lagi oleh saya untuk mengikuti SMNPTN, UMB atau tes masuk universitas yang lain. Saya sudah mantap untuk menjadi mahasiswa IPB. Namun sesuatu terjadi, entah karena kesalahan guru BK saya atau kesalahan dari pihak IPB, namun yang pasti kami berempat calon mahasiswa IPB dari SMA N 80 Jakarta belum menerima undangan rektor padahal tanggal registrasi sudah dekat.
Kami bingung, ketika kami tanyakan kepada guru BK, dia bilang itu bukan tanggung jawab sekolah lagi. Akhirnya kami berempat memutuskan untuk ke IPB menanyakan kejelasan nasib kami, karena setau kami hanya kamilah yang tidak mendapat undangan rektor, padahal tanpa undangan tersebut kami tidak bisa registrasi. Dengan modal sms dari kakak kelas kami, kami berempat nekat ke IPB padahal kami belum pernah ke sana sebelumnya. Sampailah kami di gedung Andi Hakim Nasution, tempat kami bertemu dengan orang-orang yang hanya bilang ini tidak mungkin kesalahan kami. Sekolahlah yang seharusnya bertanggung jawab. Baiklah kami pulang dengan tangan kosong hari ini. Sudah jauh-jauh ke Bogor, dan hanya omelan yang kami dapat. Ingin nangis rasanya, tapi kita harus kuat. Berjuang!!!
Rupanya kami masih harus bersabar menghadapi Guru BK yang tidak punya rasa bersalah sedikitpun telah menghilangkan dokumen penting yang akan mempengaruhi masa depan kami. Setelah dibujuk akhirnya dia mau juga menelpon IPB. Akhirnya kami harus membut surat pemohonan maaf karna telah menghilangkan dokumen. Kami fikir masalah sudah selesai sampai disitu, tapi ternyata belum.
Pada hari registrasi ternyata kami belum bisa registrasi karena kami tidak punya undangan, setelah dioper sana sini kamipun bertemu dengan bagian penerimaan mahasiswa baru. Tapi mereka tidak mau menerima kami dan menyuruh kami untuk kembali keesokan harinya. Salah seorang diantara mereka membolehkan kami untuk membawa barang-barang dan masuk asrama besok.
Besoknya kami kembali ke IPB dengan membawa barang-barang yang kami butuhkan di asrama, tapi ternyata kami masih belum diizinkan registrasi karena masalah kami itu. Mereka bilang kami harus pulang lagi dan kembali hari kamis dengan membawa surat permohonan maaf dari sekolah. Kami bingung karena kami sudah membawa barang-barang. Tapi kami tidak putus asa, tujuan utama kami adalah masuk asrama hari itu juga. Dengan proses negosiasi yang panjang hingga banyak dosen yang bersimpati kepada kami, akhirnya kami diperbolehkan untuk menempati asrama hari itu juga. Salut untuk perjuangan kami berempat, Aku, Tiwi, Nidar, dan Nurlita. Juga tak lupa perjuangan ibu bapak kami yang terus berusaha dan mendukung kami.
Untuk teman-teman seperjuanganku, jangan lupakan hari itu, di GWW kita berjuang dengan keringat dan air mata kita untuk bisa diterima di kampus impian kita. Semoga semangat juang kita tidak akan luntur hingga kita keluar dari IPB dengan membawa galar sarjana. Amiiiin….